DEMAM BERDARAH

16 06 2009

Oleh : Dr. Abu Yasir Muhammad

Penyakit demam berdarah merupakan salah satu dari sekian banyak penyakit tertua yang ditemukan di dunia. Penyakit ini masuk ke Indonesia sekitar tahun 1769 sedangkan di Jogjakarta ditemukan tahun 1969.

Demam berdarah  disebabkan oleh virus Dengue dengan perantara nyamuk Aedes Aegypty. Nyamuk ini suka menggigit di siang hari dan sifatnya multiple biting artinya tidak puas kalau cuma menggigit 1 orang saja. Jarak efektif nyamuk ini menggigit orang 50 – 100 m dari sarangnya. Secara kasar di Jogja dari 4 – 6 dari 10 rumah terdapat jentik nyamuk.

Bagaimanakah daur hidup nyamuk aedes aegypti?

  • Nyamuk meletakan telurnya di dinding tempat penampungan air atau barang-barang yang memungkinkan air tergenang sedikit di bawah permukaan air
  • Perkembangan dari telur sampai menjadi nyamuk memerlukan waktu 7 – 10 hari
  • Tiap 2 hari nyamuk betina menghisap darah manusia untuk bertelur
  • Umur nyamuk betina mencapai 2 – 3 bulan

Bagaimanakah ciri – ciri nyamuk aedes aegypti?

1. Sifat nyamuk aedes aegypty

  • berwarna hitam belang – belang (loreng) putih pada seluruh tubuhnya
  • berkembang biak di tempat yang bersih
  • biasanya menghisap darah pada pagi sampai sore hari

2. Sifat jentik aedes aegypty

  • ukuran 0,5 – 1 cm
  • bergerak aktif di dalam air
  • gerakannya berulang – ulang dari bawah ke atas permukaan air untuk bernafas, kemudian turun kembali ke bawah dan seterusnya
  • pada waktu istirahat, posisisnya hampir tegak lurus dengan permukaan air

3. Sifat telur aedes aegypty

  • ukuran sangat kecil 0,7 mm
  • warna hitam
  • tahan sampai 6 bulan di tempat kering

Angka kejadian di Jogjakarta sekitar 10 : 100.000 penduduk. Artinya bila jumlah penduduk di DIY 3 juta, maka yang sakit DB 300 orang.

Tanda-tanda yang sering muncul pada seorang penderita demam berdarah adalah :

–         Demam tinggi mendadak 2 – 7 hari terus-menerus (tidak turun turun)

–         Terdapat perdarahan, dimana darah itu bisa keluar lewat :

  • hidung (Jawa, mimisan) atau lewat gusi
  • muntah bercampur darah atau seperti kopi
  • bersama dengan tinja (berak bercampur dengan darah atau berwarna hitam)
  • kulit (bintik-bintik perdarahan)
  • bersama dengan kencing (kencing warna merah)

–         Sakit perut

–         Kepala pusing

–         Nyeri di belakang kepala

–         Nyeri otot dan sendi (Jawa, keju dan kemeng)

Perjalanan alamiah penyakit demam berdarah

Penyakit ini akan sembuh sendiri setelah penderita mengalami demam selama 7 hari, hal ini tampak dari kenaikan jumlah trombosit di dalam darah. Angka normal jumlah trombosit 150 – 450 ribu. Kewaspadaan perlu ditingkatkan manakala penderita mengalami panas hari ke-4 sampai ke-6. Saat-saat inilah kadar trombosit dalam darah menurun secara drastis dibawah 100.000.

Perlu diketahui bahwasanya gejala-gejala di atas tidak semuanya tampak pada penderita demam berdarah. Oleh karena itu bila ibu-ibu mendapati anaknya dengan gejala :

  • anaknya tiba-tiba panas, sudah diberi obat penurun panas tapi setelah beberapa saat panasnya naik lagi
  • terdapat perdarahan, entah itu mimisan, berak campur darah, timbul bintik-bintik perdarahan
  • Anak mengeluh pusing dan perutnya sakit

Maka tindakan pertama yang ibu harus lakukan, adalah :

  • Ibu harus memberikan obat penurun panas (paracetamol) sesuai dengan aturan yang ada di kemasan obat. Obat jangan yang mengandung salisilat.
  • Ibu harus memberi anaknya minum yang banyak, kalau perlu kompreslah dengan air dingin
  • Cepat bawalah anak ibu ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

SAMPAI ANAK ANDA MENGALAMI, hal-hal seperti:

–         anak terlihat mengantuk terus, lemah dan lemas

–         keluar keringat dingin dari tubuhnya

–         kaki dan tangan teraba dingin

–         anak tidak mau minum

–         bibir atau ujung-ujung kuku si anak tampak kebiruan

KARENA ITU SEMUA MERUPAKAN KEADAAN GAWAT PADA SEORANG PENDERITA DEMAM BERDARAH. CEPAT BAWA KE RUMAH SAKIT TERDEKAT. JANGAN MENUNGGU SAMPAI ANAK ANDA JATUH KE DALAM KONDISI YANG LEBIH BURUK.

BAGAIMANA kita mencegah penularan demam berdarah ?

  • memasang kelambu pada tepat tidur
  • jangan biarkan baju, celana atau kaos dan sebagainya bergantungan entah itu di dinding, di belakang pintu kamar tidur. Hendaknya secepatnya kita lipat atau kita cuci kalau sudah kotor.
  • menutup tempat-tempat penampungan air entah itu bak mandi, tempat minum burung, dll.
  • menguras bak mandi minimal seminggu sekali dan jangan biarkan ada 1 jentik nyamuk yang berkembang biak di bak mandi kita
  • menimbun kaleng-kaleng bekas, ban-ban bekas, botol-botol bekas dan sejenisnya yang sudah tidak berguna. Jangan biarkan barang-barang seperti itu menumpuk di sekitar rumah kita.
  • Plus pemeliharaan ikan di bak-bak penampungan air.

Cara memeriksa jentik :

  • Periksalah Tempat Penampungan Air (TPA)
  • Jika tidak tampak, tunggu sekitar 0,5 – 1 menit, jika ada jentik akan muncul ke permukaan air
  • Di tempat yang gelap gunakan senter
  • Periksa juga vas bunga, tempat minum burung, kaleng/ban bekas, dll.

Aksi

Information

2 responses

16 06 2009
puskesmaspajangan

Ass. wr. wb. dok apa benar jambu biji merah menaikan trombosit, apa ada penelitiannya?

16 06 2009
dawaa

proses kenaikan trombosit pada kasus demam berdarah itu akan terjadi manakala sudah dalam tahap penyembuhan. Jadi makan jambu biji dalam kasus demam berdarah itu secara langsung berguna untuk kesegaran tubuh kalau dihubungkan dengan kontribusi dalam menaikan jml trombosit wallahu ‘alam

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: