DIARE (Jawa, MENCRET)

13 06 2009

Oleh : Dr. Abu Yasir Muhammad

Secara umum diare dapat dengan mudah dikenali dengan menghitung berapa kali dia buang air besar dalam sehari.

  1. Bagi orang anak-anak dan dewasa dikatakan diare manakala dia buang air besar (BAB) lebih dari 3 kali dalam sehari walaupun tinjanya masih padat.
  2. Bagi bayi yang makanannya cuma ASI tanpa makanan tambahan lain seperti bubur, nasi TIM, dll. maka dikatakan diare manakala si bayi itu BAB-nya lebih dari 5 kali dalam sehari.
  3. Atau ibu-ibu sekalian dapat juga menganggap seseorang mengalami diare manakala beraknya itu cair , TANPA menghitung berapa kali dia diare dalam sehari.

Pertolongan Pertama Pada Penderita DIARE

Bila ibu mendapati anggota keluarga yang mengalami diare, maka segeralah :

  1. Berikan cairan sebagai pengganti cairan yang keluar lewat tinja. Ibu tidak usah khawatir kalau tidak menemukan oralit di dalam rumah. Ibu bisa membuat larutan gula-garam sebagai pengganti oralit. Caranya sangat mudah, begini caranya:.
    1. Sediakan segelas penuh air putih yang sudah dimasak
    2. Ambil gula pasir di dapur sebanyak 1 sendok makan kemudian diperes (diratakan permukaannya)
    3. Ambil sedikit garam (kira-kira se-ujung sendok makan, sedikit saja)
    4. Larutkan gula pasir dan garam yang telah ibu persiapkan ke dalam segelas penuh air putih tadi. Aduk beberapa saat sampai gula dan garam itu larut.
    5. Siap diberikan pada anggota keluarga yang diare.
    6. Bila ibu masih binggung membuat larutan gula-garam seperti di atas. Ibu jangan panik duluan. Ibu bisa berikan air tajin. Kalau ibu menanak nasi, air yang digunakan untuk menanak nasi itu akan mengental sebelum nasi itu matang. Air inilah yang dinamakan air tajin. Berikan air tajin ini sebagai pengganti oralit yang tidak tersedia di rumah untuk diberikan pada anggota keluarga yang sedang diare.
    7. Kalau oralit tidak tersedia, kemudian air tajin tidak tersedia juga sedangkan ibu masih bingung cara membuat larutan gula-garam. Ibu bisa berikan air putih yang sudah dimasak untuk si penderita diare.

PERLU IBU-IBU SEKALIAN KETAHUI

Bila anggota keluarga ibu yang mengalami diare itu :

  1. Masih kecil (yakni umurnya kurang dari 2 tahun), maka cara memberikan cairan yang kami sebutkan di atas (larutan gula garam, oralit, air tajin, atau air putih yang sudah dimasak), yakni : Ambil setengah gelas cairan itu dan minumkan cairan itu dengan menggunakan sendok sampai habis. Cairan ini diberikan setiap kali anak selesai buang air besar.

Bila anak ibu selain mengalami diare juga muntah, Ibu jangan tergesa-gesa memberikan cairan tersebut tapi tunggu dulu sampai kurang lebih 10 menit, baru cairan itu diberikan lagi sedikit demi sedikit sampai habis.

  1. Bila anak ibu sudah bisa minum sendiri (kalau dilihat dari umurnya antara 2-10 tahun), suruh anak ibu minum setengah sampai segelas cairan tersebut sesaat setelah selesai buang air besar.
  2. Bila anggota keluarga yang sakit diare itu sudah dewasa atau umurnya sudah lebih dari 10 tahun, maka suruh penderita diare itu minum sebanyak mungkin cairan minimal 1 gelas, sesaat setelah BAB.

KHAWATIR TENTANG DIARE  ? TENTU TIDAK ………..

Sebenarnya ibu-ibu tak usah khawatir bila ada anggota keluarga ibu yang mengalami diare. Ibu-ibu SEGERA MELAPORKAN KE  puskesmas, bila :

  • dalam waktu 3 hari, diarenya tidak membaik (tidak sembuh)
  • BAB-nya sangat sering, sehingga si penderita terlihat lemah, pucat, kaki-tangan teraba dingin  dan malas untuk minum. Inginnya tidur terus
  • Diare disertai muntah-muntah
  • Diare disertai panas (demam)
  • Diare disertai darah atau lendir yang kental seperti ingus
  • Diare berbau busuk
  • Perut sakit (melilit) dan badan terasa kaku-kaku
  • Diare disertai kejang

BAGAIMANA SUPAYA TIDAK SAKIT DIARE

  1. Biasakan cuci tangan dengan sabun sebelum makan
  2. Jangan membeli makanan atau minuman di warung atau pasar yang kotor atau banyak lalatnya
  3. Bersihkan lingkungan sekitar kita (baik di dalam atau di luar rumah) dari sampah-sampah atau kotoran lainnya yang mengganggu.
  4. Gunakan air bersih untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari
  5. Gunakan jamban keluarga yang baik dan bersih

Aksi

Information

Silahkan Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: